Jeritan hati dan bisikan kegelapan
sering kali mengisi hari-hari dalam diri.
Keduanya selalu melulu beradu karena
sang pemilik diri tak menegaskan diri
dalam memilih suatu pilihan, baik / buruk.
Walau seringkali hati menjerit, sang pemilik
tak mendengar padahal ia sangat dekat.
Kegelapan membisik, seringkali diikuti karena
lebih menjajikan kita menikmati manisnya kehidupan.
Jangan lagi biarkan hati menjerit
cukup dengarkanlah panggilannya.
Biarkan kegelapan berteriak sampai
ia bosan meneriakkan di telinga kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar