ANAK JALAN (1)
Hanya dengan sebatang kayu,
dengan beberapa tutup botol
yang tertancap dengan paku.
Nada yang terdengarpun
tak merdu.
Dengan pakaian kumal dan tak
jarang tercium bau terik mentari,
berjalan tanpa alas kaki, dan
dengan nyanyian suara sumbang
dari mulutku, dengan itu semua
aku mengais rejeki.
Tak apa. Sedikit hasilnya
namun ku yakin ini lebih baik
dari pada banyak mengambil
yang bukan hakku.
(anak jalan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar